Laman

Rabu, 06 Juli 2011

Jadilah Dirimu Sendiri



Sosok seorang teman memang orang senasib dan seperjuangan kita, namun teman bukan segala-galanya untuk hidup kita. Kemanapun dan mau jadi apapun berawal dari diri sendiri, karena yang menentukan kesuksesan kita adalah diri kita sendiri, Kita mau berhasil dalam studi, karir, dan percintaan atau apapun itu hanya kita kita sendiri yang harus berjuang meraihnya.

Saya mengutip dari kata-kata dosen saya, beliau mengatakan bahwa kamu kuliah jangan terlalu tergantung dengan temanmu, karena hidupmu yang menentukan diri kamu sendiri. Sebaik dan sedekat apapun kalian berteman pasti tidak akan abadi, karena masing-masing orang punya privasi dan egonya sendiri-sendiri. Ada kalanya teman tidak bisa selalu ada saat kamu sangat membutuhkannya. Ada kalanya teman kalian memendam rasa benci terhadap kamu, tapi tidak berani diungkapkan secara langsung dan hanya disimpan dan akhirnya di kemudian hari menjadikan pertikaian di antara kalian. Teman hanya bisa menjadi teman dalam sama-sama berjuang, mereka tidak bisa menentukan arah hidup kita, apakah itu kita menjadi sukses atau tidak sukses.

Disini aku mau menegaskan, orang-orang yang paling berpengaruh dan yang semestinya kita utamakan adalah orang tua. Ada kalanya dibenak kita teman adalah segala-galanya, omongan teman lebih kita panut dari pada orang tua kita. Kadang bagi anak-anak usia muda, kita rela berbohong kepada orang tua hanya demi dapat bebas main dengan teman-teman sebaya kita karena kita berpikir mereka adalah sahabat orang yang sama-sama mengerti penderitaan kita dan seperjuangan. Itu salah kawan jika kita lebih mementingkan dipandang oleh teman dari pada orang tua kita sendiri yang merawat dan membesarkan kita, malahan karena teman-teman atau sahabat kita jatuh, jatuh lebih dalam ke arah ke bobrokan. Misalnya saja bagi anak laki-laki, mereka akan mencoba-coba untuk menghisap rokok hanya karena akan dibilang banci jika tidak merokok sehingga kita sebagai laki-laki terpaksa merokok hanya karena malu dan menghargai teman biar mendapat pengakuan dari pergaulan kalau dia laki-laki sejati. Kalau untuk anak perempuan, biasanya akan ikut-ikutan temannya berpakaian mengikuti mode trend yang ada sekarang ini, karena jika tidak memakai baju, dress, rok, aksesoris yang tidak up to date akan dibilang katrok, kampungan dan semacamnya. Maka kita pun akan bela-belain beli pakaian yang mahal-mahal itu, gaya hidup mewah seperti itu minta uang kepada orang tua bahkan seringkali kita membohongi orang tua hanya untuk kepentingan kita agar dipandang oleh teman-teman sepermainan kita.

Jadi sekali lagi aku mau pesenin sama kawan-kawan semua, hidup cuma sekali. Pergunankanlah kesempatanmu ini sebaik-baiknya, menjadi diri sendiri seperti yang kita mau agar kita menjadi apa yang kita mau. Jangan mengantungkan cita-citamu pada teman ataupun sahabat, tapi raihlah cita-citamu dengan keringat dan kerja kerasmu sendiri, walaupun mau bagaimanapun hasilnya kamu akan merasa puas dengan hasil usahamu sendiri.

Tetap semangat, dan Joss !!!

4 komentar: